Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Rekomendasi Laptop ASUS 2026: Untuk Kerja, Gaming sampai AI Ready

 

Kenapa ASUS? 15 Tahun Setia, Ini Alasan Saya Tak Pernah Pindah Hati 

Jawaban saya sederhana: karena pengalaman. Saya sudah menggunakan laptop ASUS sejak tahun 2011, hampir 15 tahun dan tidak pernah beralih brand sampai dengan saat ini padahal pekerjaan, kebutuhan, dan gaya hidup saya sudah berubah drastis.

 

3 dari 6 Laptop ASUS yang pernah saya pakai

Sejak kuliah, ASUS sudah menemani perjalanan hidup saya. Dimulai dari ASUS A43SV untuk menyelesaikan tugas-tugas kampus, lalu berlanjut ke ASUS X550IU yang menjadi andalan saat saya menjalani masa freelancing sebagai event organizer dan wedding video editor.

 

Saat masuk dunia korporat enam tahun lalu pun, saya memilih ASUS ExpertBook untuk mengerjakan jobdesc kantor. Untuk hiburan dan kebutuhan performa lebih tinggi, saya menggunakan ASUS TUF yang memuaskan baik untuk gaming maupun editing foto dan video.

 

Sekarang, di kehidupan saya yang baru sebagai pengajar, saya menggunakan laptop impian saya sejak awal: ASUS ROG, yang sering dapat pujian di kelas soal gantengnya ROG Flow X13 yang saya pakai di kelas ini - tapi itu cerita untuk di lain hari.

 

Intinya sederhana: saya sering merekomendasikan laptop ASUS karena saya benar-benar menggunakannya di berbagai fase hidup saya.

 

Garansi Tiga Tahun (ASUS VIP Perfect Warranty) 

ASUS tingkatkan garansi sampai 3 tahun internasional (tipe tertentu)

Salah satu alasan awal saya memilih ASUS adalah garansinya. Saat brand lain masih menawarkan satu tahun, ASUS sudah memberi dua tahun. Kini, ASUS bahkan memperpanjang garansi internasional hingga tiga tahun untuk tipe tertentu, dengan cakupan di 114 negara. 

 

Artinya, jika sedang kuliah atau dinas di luar negeri dan laptop bermasalah, Anda tidak perlu pulang ke Indonesia hanya untuk klaim garansi jika negara tujuan termasuk dalam cakupan tersebut.



Program ini berlaku untuk berbagai lini ASUS Zenbook series, ASUS Vivobook S series, ASUS Vivobook Flip, dan ASUS ProArt. Selain garansi standar, ASUS juga meningkatkan proteksi untuk semua lini laptop ASUS ROG menjadi ASUS VIP Perfect Warranty, yang memberikan perlindungan ekstra pada tahun pertama masa garansi dengan cakupan di 140 service center seluruh Indonesia.

 

Yang menarik, layanan ini menanggung hingga 100 persen biaya perbaikan dan suku cadang, bahkan untuk kerusakan yang diakibatkan oleh kesalahan pengguna, seperti tumpahan cairan atau benturan.

 

Memilih Laptop ASUS Sesuai Kebutuhan

Tidak ada satu laptop yang cocok untuk semua orang karena kebutuhan tiap orang beda-beda. Ada yang perlu laptop ringan untuk dibawa kemana-mana, ada yang perlu performa tinggi untuk kerja kreatif atau gaming, ada juga yang penting laptopnya bisa dukung aktivitas sehari-hari, atau mungkin perlu laptop yang bisa mendukung kerja bareng AI (Artificial Intellegence).

 

Jajaran produk ASUS yang dukung AI
Jadi sebelum memilih laptopnya, penting untuk mengetahui keperluannya terlebih dahulu. Supaya tidak salah pilih, tulisan ini mungkin bisa membantu Anda untuk memilih laptop menemani aktivitas di tahun 2026 mendatang. Saya akan berusaha untuk menulisnya secara ringan dan tidak terlalu teknikal yang alih-alih memudahkan malah memusingkan.

 

1. Laptop harian yang praktis dan modern - ASUS Vivobook Series

Vivobook Series untuk yang cari laptop sehari-hari

Kita mulai dengan kebutuhan laptop paling umum: belajar, kerja, dan hiburan. Ini untuk orang-orang yang keperluannya tidak aneh-aneh. Yah laptop sehari-hari gitu lah!

 

Laptop di seri yang saya rekomendasikan pertama ini juga datang dari pengalaman. Vivobook, tepatnya Vivobook S14 OLED jadi laptop yang saya pilihkan untuk adik saya yang akan melanjutkan kuliah lagi setelah 3 atau 4 tahun bekerja. Saya pilihkan laptop ini karena keperluannya pasti akan lebih kencang, ringkas, tetapi tetap di harga yang terjangkau. Saya pilihkan seri yang layarnya juga bagus ini karena adik saya juga agak cinefil jadi kalau nonton bisa lebih seru.

 

Untuk penggunaan harian, Vivobook sudah sangat nyaman. Mengerjakan tugas, membuat laporan, mengolah data, meeting online, hingga multitasking dengan banyak tab bisa dijalani tanpa kendala. Untuk hiburan pun aman: nonton film, YouTube, browsing, hingga edit foto sederhana atau potong video singkat masih sangat sanggup. Ditambah desain yang tipis dan ringan, Vivobook cocok dibawa kuliah atau kerja di luar rumah.

 

Adik saya bawa Vivobook S untuk kuliah

Nah kalau sudah mulai kerja pakai AI, Vivobook juga sudah siap. Agak teknikal sedikit ya, Vivobook sudah dibekali hingga NPU 45+ TOPS yang sudah melampaui standar Copilot+ PC, artinya fitur AI bisa berjalan langsung di perangkat secara lebih cepat dan efisien.

 

Soal budget, tidak perlu pusing-pusing karena seri Vivobook ini punya banyak pilihan sesuai kebutuhan. Tinggal menyesuaikan antara kebutuhan dengan dana yang disediakan.

 

  • Untuk pelajar, seri ASUS Vivobook 14 A1407CA, A1407QA, dan M1407KA bisa jadi pilihan. Meski masuk segmen laptop terjangkau, laptop-laptop ini tetap menawarkan pengalaman laptop AI modern.
  • Untuk mahasiswa atau pekerja kantoran yang perlu laptop ringan, stylish, tapi tetap bertenaga untuk tugas, presentasi, dan aktivitas seharian, ASUS Vivobook S14 S3407QA atau S3407CA bisa jadi pilihan menarik. Seri ini ringkas dan efisien, dengan baterai besar yang bisa tahan hingga di atas 16 jam, cocok buat seharian di luar tanpa ribet cari colokan.
  • Untuk mahasiswa, pekerja, atau content creator yang mulai butuh tenaga ekstra terutama untuk multitasking berat, pemanfaatan AI yang lebih intens, atau pekerjaan dengan grafis lebih kuat saya rekomendasikan ASUS Vivobook S14 M3407HA. Performanya cukup fleksibel untuk kerja produktif sekaligus kebutuhan kreatif ringan. 

 

2. Laptop mewah dan elegan - ASUS Zenbook Series

Seri satu ini ditujukan untuk profesional yang mengutamakan portabilitas, performa AI, dan desain premium. Seri ini cocok untuk manager, profesional kantoran, remote worker, hingga pekerja teknologi non-gaming yang butuh laptop ringan tapi tetap powerful. 

 

Salah satu model Zenbook (Zenbook Duo UX806CA) punya dua layar

Zenbook hadir dalam beberapa varian, termasuk model layar ganda seperti Zenbook Duo (seperti pada foto di atas). Namun untuk tahun 2026, salah satu yang paling menarik justru Zenbook S14 OLED (UX5406SA) dengan satu layar yang lebih simpel dan terasa paling praktis untuk kerja harian.

 

Laptop ini tipis dan ringan, hanya sekitar 1,1 cm dengan bobot 1,2 kg, jadi enak dibawa ke mana-mana. Desainnya juga terlihat premium berkat material Ceraluminum™, yang bukan cuma kuat, tapi juga bikin tampilannya terlihat “naik kelas” saat dibawa meeting ke klien.

Layarnya pakai OLED, tajam, kaya warna, dan touchscreen jadi aman untuk kerja mobile, presentasi, sampai desain ringan. Ditambah dukungan NPU hingga 47 TOPS dan baterai yang tahan seharian, Zenbook S14 cocok untuk anda yang ingin laptop tipis, elegan, dan siap diajak kerja serius, termasuk memanfaatkan fitur AI.

 

3. Laptop gaming terjangkau - ASUS Gaming V16

ASUS Gaming cocok untuk mahasiswa

Di ASUS Gathering Makassar 2025 kemarin, saya paling banyak menghabiskan waktu di booth ini: ASUS Gaming. Pas sepi, hampir saja laptop ini saya bawa kabur. Untungnya, niat itu saya urungkan pas tahu kalau sebenarnya, ASUS Gaming ini ternyata tidak terlalu mahal.


Jatuh cinta di pandangan pertama

Saya memang masih suka laptop gaming. Bukan cuma karena hobi main game, tapi juga karena performanya yang tinggi sangat membantu pekerjaan berat non-gaming seperti editing foto dan video. ASUS Gaming ini menarik karena posisinya jelas: laptop gaming yang terjangkau. Sebuah pintu masuk ke seri gaming untuk pengguna yang masih mikir-mikir soal budget.

 

Selain untuk main game, juga relevan sebagai workhorse harian untuk pekerjaan berat yang butuh tenaga ekstra. Jadi kalau siang dipakai kerja, malamnya dipakai main game, rasanya tetap masuk akal dan tidak terasa berlebihan.

 

Ga mau pulang, maunya bawa pulang

Apalagi dengan bobot yang relatif ringan untuk ukuran laptop gaming, seri K16 dan V16 ini masih cukup realistis untuk dibawa kuliah atau kerja. Ditambah RAM yang bisa di-upgrade dan sistem pendingin yang mumpuni, laptop ini terasa cukup future-proof untuk beberapa tahun ke depan, tanpa harus langsung lompat ke kelas harga yang jauh lebih tinggi.

 

Makanya, kalau anda mahasiswa, kreator pemula, atau profesional muda yang butuh laptop kencang tapi masih harus realistis soal budget, ASUS Gaming Series ini menurut saya ada di titik tengah yang pas. Harga masuk akal, performa dapat, dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan.

 

ASUS Gaming Series ini bisa dimahar dengan harga mulai Rp12.999.000. Sebuah posisi yang sangat menarik. Yang versi tertingginya pun, yang pakai RTX 5060, masih duduk cantik di bawah sembilan belas juta Rupiah.

 

4. Laptop gaming terbaik - ASUS TUF & ROG

ASUS TUF dan ROG adalah dua lini yang sepertinya tidak perlu banyak pengantar. Keduanya saya rekomendasikan untuk siapa pun yang mengincar performa tinggi, baik untuk gaming maupun pekerjaan berat, dan saya punya pengalaman langsung menggunakan keduanya.

 

Untuk gamer yang butuh laptop tangguh dan tahan banting, ASUS TUF Gaming adalah jawabannya. Seri ini dikenal lewat sertifikasi standar militer, tapi tetap bertenaga untuk menjalankan game AAA modern. Di tahun 2025, ASUS TUF Gaming F16 hadir dengan desain baru yang lebih ramping sekitar 17,9 mm namun tetap membawa performa serius berkat dukungan kartu grafis generasi terbaru.

 

TUF F16 dengan Core i7 dan NVIDIA RTX 5070

Buat saya, TUF ini tipe laptop yang rasanya “aman” dipakai jangka panjang, tanpa harus terlalu khawatir soal durability. Harganya juga masih di bawah ROG.


TUF ada versi Tower PC juga

Nah kalau bicara ROG, ceritanya memang naik satu level. Ini lini untuk yang tidak mau kompromi. Kalau mau performa tapi tetap mau yang masih portable, ROG Zephyrus G14 dan G16 cocok. Kombinasi portabilitas, desain premium, dan tenaga besar, cocok untuk gamer sekaligus kreator konten.

 

Manifesting join the Republic di 2026

Sementara kalau ROG Strix SCAR 16/18 dan Strix G16/G18 ini kayaknya lebih cocok untuk gaming yang kompetitif karena dengan refresh rate tinggi, sistem pendinginan mantap, serta spesifikasi kelas atas yang memang dirancang untuk kompetisi.

 

Untuk penggunaan pribadi, saya menggunakan ROG Flow. Jujur saja, saya masih sering heran dengan performanya yang besar dalam bodi yang sangat kecil, bisa dilipat jadi tablet, layar sentuh, dan mendukung stylus. Saya pakai untuk presentasi di kelas, editing foto dan video personal, dan main game pastinya.

 

Main game tipis-tipis di booth Gaming Brand #1

 

5. Main game di mana saja - ROG Xbox Ally

Kita geser sebentar dari laptop ke perangkat handheld atau PC genggam. Awalnya, saya termasuk yang memandang sebelah mata perangkat seperti ini bukan karena performanya, tapi rasanya tidak cocok untuk gaya main saya.

 

Bapak lo geming - lah emang

Namun seiring waktu, terutama setelah jadi bapak-bapak, perspektif itu berubah. Waktu main game tidak lagi panjang dan terjadwal, jadi perangkat seperti ROG Xbox Ally justru terasa masuk akal. Bisa main sambil jaga anak, menunggu kelas, atau di sela waktu luang tanpa harus membuka laptop atau duduk serius di meja.

 

Saya juga kadang membayangkan kalau lagi tidak perlu mengetik, kayaknya cukup bawa ROG Xbox Ally ini ke kelas.

 

Performanya juga oke, apalagi karena ini sebenarnya adalah PC ya jadi bisa dipakai untuk keperluan kayak nonton, youtube, dan sebagainya. Hmmmm menarik (sambil melihat isi tabungan).

 

6. Laptop pekerja visual yang akurat - ProArt 

Kalau tadi kita bicara soal gaming, dari laptop sampai handheld, ASUS sebenarnya juga punya lini lain yang arahnya berbeda, tapi sama seriusnya soal performa: ASUS ProART. Kalau TUF dan ROG fokus ke FPS dan benchmark, ProArt ditujukan untuk pekerjaan visual yang menuntut presisi.

 

Laptop ProArt untuk sahabat renderku

Seri ProArt ini saya rekomendasikan untuk anda yang sehari-hari berkutat dengan visual: desainer grafis, ilustrator, fotografer, videografer, hingga digital artist. Performanya kuat untuk rendering, editing foto dan video resolusi tinggi, sampai motion, tapi tetap dibuat ringkas dan portable untuk kerja mobile.

 

Yang paling krusial dari ProArt tentu soal akurasi warna. Ini super-duper-penting-banget untuk memastikan warna yang kita lihat di layar konsisten dengan hasil akhir, baik saat dikirim ke device lain maupun saat dicetak. Ehem, masalah klasik yang sering dikeluhkan banyak editor.

 

Jadi kalau ROG dan TUF saya rekomendasikan untuk performa tanpa kompromi di dunia gaming, ProArt adalah pilihan paling masuk akal untuk profesional visual yang mengutamakan akurasi.

 

Aksesoris pendukung semakin lengkap

Di luar urusan performa dan spesifikasi, ASUS juga tidak luput menyiapkan berbagai aksesoris resmi untuk melengkapi pengalaman berkomputernya.

 

Untuk lini gaming seperti TUF dan ROG, tersedia backpack khusus yang disesuaikan dengan ukuran dan bobot laptop gaming. Sementara untuk ROG Xbox Ally, ada tas kecil yang ringkas dan praktis yang cocok dibawa nongkrong atau menunggu kelas tanpa harus membawa ransel.

Charger original mungkin terdengar sepele, tapi justru penting untuk menjaga stabilitas daya, suhu, dan umur baterai agar tidak cepat menurun.

 

Kalau Vivobook dan Zenbook ceritanya beda. Lini ini lebih cocok dipasangkan dengan aksesoris yang kalem dan rapi seperti jajaran mouse dan keyboard dengan desain minimalis.

 

ASUS Fragrance Mouse MD102 dan beragam aksesoris lain

Lalu ada ASUS Fragrance Mouse MD102, mouse yang lucu, centil, dan... punya parfum dan bisa diisi ulang. Jadi kalau misalnya mau ke kafe atau ada kuliah siang-siang dan lupa bawa parfum bisa, "untung gue bawa mouse".

 

Supaya tidak salah pilih

Pada akhirnya, kembali ke poin saya pertama di awal. Tidak ada satu laptop yang sempurna untuk semua kebutuhan. Pun begitu, saya yakin ada laptop yang sesuai untuk setiap fase dan kebutuhan. Pengalaman saya menggunakan ASUS menjalani fase kuliah, kerja, freelancing, gaming, sampai sekarang mengajar dan jadi bapak-bapak yang curi-curi waktu main game, membuat saya yakin untuk merekomendasikan brand satu ini kepada siapapun.

 

Kalau anda, tipe pengguna yang mana? Si praktis Vivobook, atau si mendang-mending performa kayak saya? Tentu saja pilihan tetap ada di tangan anda. Saya hanya berharap semoga laptop yang dipilih nanti bisa menemani cerita hidup anda, sejauh ASUS sudah menemani cerita hidup saya. 

Ternyata Tidak Semua Laptop untuk AI itu Sama: ASUS Vivobook S14


 

Kesimpulan: Saya baru tahu kalau ternyata tidak semua laptop itu punya kemampuan yang sama untuk menjalankan pemrosesan AI (Artificial Intellegence). Ada teknologi baru bernama NPU (Neural Processing Unit), yang secara sederhana adalah otak kecil di dalam laptop yang tugasnya khusus menangani aktivitas berbau AI. Saat ini, belum semua laptop sudah punya teknologi tersebut.

 

Singkatnya, laptop yang punya NPU ini secara umum akan mampu menjalankan aplikasi berbasis AI dengan lebih cepat dibandingkan laptop yang belum mengadopsi teknologi NPU. Dengan semakin populernya program-program berbasis AI, serta semakin banyaknya pekerjaan bisa dikerjakan lebih cepat dan mudah berkat bantuan AI, rasanya cukup bijak kalau kamu mempertimbangkan keberadaan NPU saat memilih laptop baru.

 

Kalau kamu merasa laptopmu sekarang sudah mulai melambat dan butuh laptop baru yang bisa diandalkan untuk menjalankan aktivitas AI, mungkin kamu akan suka laptop terbaru dari ASUS, yaitu Vivobook S14.

 

Mari kita kenalan, apakah Vivobook S14 yang berkode S3407CA ini worth it di tahun 2025? 

***

1. Vivobook S14 S3407CA mampu aplikasi berbasis AI dengan cepat dan pintar

 

Contoh skenario penggunaan AI dalam editing foto

Sepertinya AI memang masa depan. Suka atau tidak. Foto di atas adalah contoh sederhana bagaimana AI bisa memudahkan aktivitas sehari-hari kita. Pada foto di atas, saya merasa terganggu dengan garis-garis pada tembok di belakang saya. Di workflow lama, kita harus melakukan clone pattern dari tembok untuk menutupi garis yang mengganggu. Hasilnya juga kadang tidak sesuai apalagi kalau kita tidak mahir melakukan seleksi object.

 

Pada foto di atas, saya coba seleksi kasar dan biarkan AI yang beraksi. Sebagai pengguna yang sebetulnya tidak begitu mahir dengan aplikasi manipulasi foto, teknologi AI ini super duper membantu.

 

Vivobook S14 ini sudah dibekali dengan teknologi NPU dengan kemampuan hingga 13 TOPS. TOPS (Tera Operations Per Second) adalah seberapa banyak operasi atau perhitungan yang bisa dilakukan oleh NPU ini dalam satu detik. Semakin tinggi angka TOPS-nya, semakin cepat dan pintar laptop tersebut dalam menjalankan tugas berbasis AI.

 

Di tahun 2025, kemampuan NPU dengan performa sekitar 13 TOPS sudah tergolong cukup mumpuni jika kamu sering melakukan aktivitas AI ringan sampai menengah, misalnya menjalankan aplikasi foto atau video editing yang punya fitur AI. Contoh seperti object removal yang saya perlihatkan pada foto di atas.

 

13 TOPS ini sudah mampu memberikan respons yang cepat dan efisien. Untuk pengguna umum, mahasiswa, atau pekerja kreatif, Vivobook S14 ini sudah mumpuni dan relevan.

 

2. Performansi Vivobook S14 S3407CA bisa diandalkan

 


Bagaimana dengan performa Vivobook S14 ini? Sepertinya tidak berlebihan untuk bilang kalau Vivobook S14 di tahun 2025 ini sangat bisa diandalkan. Untuk aktivitas yang lumayan berat pun, seharusnya oke.

 

Pasalnya, ASUS Vivobook S14 dirancang sebagai laptop modern dengan performa AI premium dan mobilitas tinggi. Laptop AI ini hadir dengan berbagai pilihan prosesor, salah satunya adalah berbasis prosesor Intel® Core™ Ultra (Series 2) yakni Intel® Core™ Ultra 5 Processor 225H dan Intel® Core™ Ultra 7 Processor 255H.

 

Sederhananya, untuk aktivitas komputer sehari-hari, seperti seperti menjalankan aplikasi office, Vivobook S14 ini sudah lebih dari cukup. Untuk aktivitas berkomputer yang kategorinya menengah, seperti editing foto atau editing video, Vivobook S14 ini masih aman. Tentu dengan catatan, editing foto dan editing video yang dilakukan sesuai dengan skalanya projectnya pula.

 

Skala project adalah kunci. Sebagai gambaran, Vivobook S14 ini seharusnya bisa digunakan untuk project video editing dengan resolusi Full HD (1080p). Sementara untuk project beresolusi 4k, bisa-dengan catatan. Jika proyek 4k kamu berupa klip pendek tanpa banyak efek, transisi, atau color grading yang kompleks, mungkin masih bisa ditangani.

 

3. Vivobook S14 S3407CA bisa diajak multitasking

 
Vivobook S14 hadir dengan RAM DDR5 sebesar 16GB, yang secara umum lebih cepat dibanding laptop generasi sebelumnya yang masih banyak di generasi DDR4. RAM atau kecepatan memori ini berpengaruh sangat signifikan kalau kamu membuka banyak aplikasi sekaligus, atau berpindah antartugas.

 

Jadi kalau misalnya kamu sering mengerjakan tugas kuliah atau kantor sambil dengar podcast, browsing referensi, buka spreadsheet, pertimbangkan tentang RAM ini sangat penting supaya aktivitas kamu tetap lancar tanpa nge-lag. RAM ini juga berpengaruh untuk kelancaran jalannya aplikasi.

 

Laptop pribadi yang saya gunakan saat ini juga punya kapasitas 16GB dan saya merasa masih sangat nyaman untuk aktivitas sehari-hari, mengedit video juga masih sanggup. Kabar baiknya lagi, kalau saat kamu menggunakan Vivobook S14 ini dan suatu saat merasa ah RAM-nya kurang, RAM Vivobook S14 ini bisa di-upgrade, tidak perlu langsung ganti laptop - kecuali kamu sultan ya bebas.

 

4. Vivobook S14 S3407CA untuk Work From Cafe?

Kayaknya sekarang wajib banget ya, laptop itu bisa diajak ngafe. Kayak, wajib. Laptop, lu jangan malu-maluin guweh! 

 

Saat saya menggendong ASUS Vivobook S14 ini, kesan saya cukup ringan. Bobotnya mulai dari 1,4kg dan ketebalannya mulai dari 1,59cm. Bentuknya juga ringkas, jadi masih okelah kalau kamu sering pindah tempat, pindah dari ruang kuliah ke ruang kuliah, atau jelajah cafe ke cafe untuk ber-WFC. Sudah pakai WiFi 6E untuk mendukung internetan dengan wifi yang lebih cepat dan stabil.

 

Saya juga suka desainnya, masih okelah untuk diupdate di story dengan caption WIP alias Work In Progress seperti orang-orang gaul masa kini.

 

Tapi kan ya, apa gunanya laptop itu kalau baterainya lemah? Tidak jadi itu apa-apa anda. Tenang, ASUS Vivobook S14 ini punya daya tahan baterai hingga lebih dari 12 jam, kamu bisa tetap produktif. Lupa charger pas ke cafe ya masih aman-aman saja. Ini tidak ada rencana nginap di cafe kan ya?

 

5. Vivobook S14 S3407CA soal ketahanan fisik

Masih lanjut soal mobilitas. Sebagai laptop yang dirancang untuk menunjang mobilitas tinggi, ASUS membekali Vivobook S14 dengan sistem perlindungan yang tangguh dan andal. Laptop ini menggunakan bodi dual-metal chassis yang kokoh dan telah mengantongi sertifikasi ketahanan US Military Grade Durability (MIL-STD-810H). 


Sertifikasi ini membuktikan bahwa Vivobook S14 mampu bertahan dalam berbagai kondisi ekstrem dan penggunaan jangka panjang, menjadikannya perangkat yang andal untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan.

 

Jadi kalau kamu sering ada kuliah lapangan, atau cuti kerja mau holidei tapi on call bawa laptop ya, ketahanannya masih bisa diandalkan.

 

6. Vivobook S3407CA sudah dilengkapi aplikasi office

Untuk meningkatkan pengalaman pengguna, Vivobook S14 juga telah dilengkapi dengan langganan gratis layanan Microsoft 365 selama satu tahun, serta Office Home & Student 2024 seumur hidup. Jadi amanlah, tinggal pake.

 

7. Vivobook S14 berani kasih garansi internasional hingga 3 tahun.

Ya! Anda tidak salah baca! ASUS memberikan garansi internasional selama tiga tahun. Saya ulang: Garansi. Internasional. Tiga. Tahun.

 

Kamu bisa melakukan klaim di 114 negara tanpa dikenakan biaya servis maupun penggantian spare-part. Jadi kapan-kapan, kalau sedang business trip di luar negeri lalu hari sial itu muncul laptopnya tiba-tiba bermasalah, silahkan datang ke service center di negara tersebut. Jika negaranya termasuk 114 negara dalam skema garansi internasional ASUS, kamu bisa bernapas lega. 

 

Untuk anda yang ceroboh (termasuk saya hehe). ASUS juga menyertakan program perlindungan ekstra bernama ASUS VIP Perfect Warranty. Program ini memberikan jaminan penggantian komponen atas kerusakan akibat kelalaian pengguna di tahun pertama pemakaian.

 

Lewat perlindungan menyeluruh baik dari sisi desain maupun layanan, Vivobook S14 ini bisa jadi pilihan tepat bagi kamu yang membutuhkan laptop tangguh dan siap menemani aktivitas di mana saja.

***

Saya rasa Vivobook S14 ini sangat worth it. Dengan semua fitur yang ditawarkan, saya bisa merekomendasikan Vivibook S14 untuk untuk mahasiswa yang aktif, pekerja kantoran yang sering kerja remote, content creator pemula yang mulai main di editing, atau pengguna umum yang ingin laptop harian yang nggak cepat kedaluwarsa secara performa.

Seru! Belanja dan Ikut Workshop di ASUS Exclusive Store Makassar


Kesimpulan

Alamat ASUS Exclusive Store Makassar adalah di Trans Studio Mall Makassar LG No 91A. Berbelanja melalui ASUS Exclusive Store punya banyak kelebihan, seperti stok yang selalu update, jaminan keaslian dan garansi produk, serta kesempatan untuk mencoba produk secara langsung.

***

Workshop di ASUS Exclusive Store
Seru. Itulah kesan yang saya rasakan saat menghadiri workshop yang dilaksanakan di ASUS Exclusive Store Sabtu kemarin.

 

Workshop pertama dibawakan oleh Picel Media, dan yang kedua dibawakan oleh AiAirin, seorang gamer, cosplayer, serta idol asal Makassar. Kedua narasumber membahas bagaimana kita dapat memanfaatkan AI untuk memudahkan aktivitas harian kita.

 

AiAirin yang datang lengkap dengan kostum Ada Wong dari game Resident Evil berbagi pengalaman menggunakan laptop ASUS ROG untuk main game secara maksimal, serta fitur AI untuk mencari inspirasi pose cosplay. Keren sekali!

 

Selain workshop yang seru, kabar baik lainnya adalah sekarang di Makassar sudah ada ASUS Exclusive Store. Berikut ini adalah enam keuntungan berbelanja melalui ASUS Exclusive Store:

 

1. Stock yang Update
Kelebihan berbelanja di ASUS Exclusive Store yang pertama adalah stok yang selalu update. Jadi, semakin gampang mencari produk baru. Tidak seperti pengalaman saya di tahun 2011 yang harus keliling Makassar mencari laptop baru yang baru saja dirilis waktu itu. *flashback.

 

2. Keaslian dan Garansi
Ini sudah jelas ya, berbelanja jadi lebih aman dan nyaman dengan jaminan keaslian dan garansi barang yang kita beli. Tidak ada lagi kekhawatiran barang bekas, KW, atau refurbish! Dan jika ada kerusakan dalam masa garansi, tinggal bawa ke service center, beres.

 

Garansi ASUS juga panjang: 2 tahun global.

 

3. Mencoba Produk Langsung
Sepertinya ini yang paling menarik. Kemarin waktu mengikuti workshop di ASUS Exclusive Center, saya mencoba ROG Ally yang dipajang. ROG Ally sendiri adalah produk gaming handheld yang mulai menarik perhatian saya. Setelah mencoba, rasanya jadi makin ingin saja.
 

Beli kali ya?

 

4. Perbandingan Produk
Bingung mau Zenbook yang mewah atau versi ROG yang gaming banget? Bisa dicoba dulu di tempat. Bingung? Tinggal konsultasi dengan staff ASUS yang stand by. Kalau sudah yakin, bungkus.

 

5. Aksesoris Resmi
Selain laptop, ASUS Exclusive Store juga menjual aksesoris resmi. Jadi lebih gampang kalau misalnya beli laptop TUF dan mau mouse gamingnya juga, bisa!

 

6. Promo Eksklusif
Biasanya, ASUS Exclusive Store punya gimmick dan promo. Bentuknya bisa berupa diskon atau cashback.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Instagram @asusexclusivestore.tsm. Oh iya, workshopnya masih akan ada lagi. Silahkan simak di akun Instagramnya ya. Saya sendiri sudah berhasil bawa pulang mouse TUF sebagai doorprize hehe.

 

Narsis bersama AiAirin dan Blogger Makassar

Ini Dia Laptop OLED Paling Tipis dan Paling Ringan!


Baru saja kemarin (30/5/2023) saya berkesempaatan menghadiri peluncuran laptop terbaru dari ASUS. Kali ini, ASUS meluncurkan laptop dari line Zenbook, lini yang dibuat khusus untuk pengguna yang menginginkan portabilitas, performa, dan kemewahan.

 

Saya berkesempatan melihat dan mencoba produk ini dari dekat dan berikut adalah 5 poin menarik dari Zenbook S 13 OLED, laptop ultraportabel OLED paling tipis dan ringan.


1. Zenbook S 13 OLED (UX5304) adalah laptop OLED paling tipis dan ringan

 


Kabar baik tentu saja jika Anda sedang mencari laptop yang tipis dan ringan untuk dibawa ke mana-mana. Jika aktivitas Anda mengharuskan untuk sering bepergian dengan membawa laptop, Zenbook S 13 OLED (UX5304) mungkin layak untuk dipertimbangkan.

 

Pasalnya, laptop ini hanya berbobot 1 kg dengan ketebalan 1 cm saja. Hampir, atau bahkan tidak lebih tebal dari handphone ataupun pulpen yang biasa kita bawa.

Berikut adalah gambaran Zenbook S 13 (UX5304) yang saya dan Maseko (masekorner.com) sandingkan dengan pulpen:

 

Zenbook S 13 OLED (UX5304) VS Pulpen

Dengan ukuran yang tipis dan bobot yang ringan, sepertinya sangat mudah untuk menjadikan laptop ini sebagai pilihan jika Anda sering melakukan perjalanan bisnis atau mungkin sering bepergian ke mana-mana.

 

2. Port Konektivitas tetap lengkap

 


Meski sangat tipis dan ringan, ASUS Zenbook S 13 OLED tetap membawa beberapa port yang esensial sehingga untuk keperluan dasar, dongle tambahan nampaknya tidak begitu dibutuhkan. Pasalnya, laptop ini sudah memiliki port HDMI sehingga Anda bisa langsung menghubungkannya dengan TV untuk presentasi, USB Type-A jika Anda mungkin perlu menggunakan mouse, 3.5mm combo audio jack, dan dua port USB Type-C® Thunderbolt™ 4.

 

Port Konektivitas Zenbook S 13 OLED (UX5304)

Jumlah port ini sama dengan laptop yang yang gunakan sekarang sehari-hari. Cukup atau tidak? Saya bilang untuk kebutuhan esensial sudah cukup. Saya juga suka penempatan port ini agak ke atas dekat layar dan dominan di sebelah kiri sehingga tidak mengganggu jika saya harus menggunakan mouse.

 

3. Tetap powerful dan bisa diandalkan

 

Zenbook S 13 - Laptop powerful yang bisa diandalkan

Zenbook S 13 OLED (UX5304) juga memiliki performa yang powerful karena penggunaan prosesor Intel® Core™ i7-1355U generasi ke-13 dengan konfigurasi 10 core dan 12 thread, yang dapat dipacu hingga 5GHz. Seluruh aktivitas berkomputer secara umum seharusnya bisa dijalankan dengan laptop ini, mengesampingkan aktivitas 3D rendering dan semacamnya tentu saja.

 

Prosesor Intel® Core™ i7-1355U sendiri adalah prosesor modern yang sudah dilengkapi dengan chip grafis terintegrasi, yaitu Intel® Iris® Xe. Chip grafis tersebut memiliki performa yang cukup kuat untuk mendukung kebutuhan komputasi grafis sehari-hari, cukuplah untuk memainkan game-game kasual.

 

Untuk memaksimalkan performa prosesor tersebut, ASUS melengkapi Zenbook S 13 OLED (UX5304) dengan memori LPDDR5 berkapasitas 16GB dan media penyimpanan data PCIe 4.0 SSD. Kombinasi keduanya memastikan bahwa Zenbook S 13 OLED (UX5304) dapat beroperasi dengan cepat dan nyaman untuk multitasking.

 

Performa powerful Zenbook S 13 OLED (UX5304) juga didukung dengan daya tahan baterai yang panjang. Meskipun memiliki desain bodi yang sangat tipis, laptop ultraportabel ini dilengkapi dengan baterai berkapasitas 63 WHrs yang dapat bertahan sepanjang hari.

 

4. Kualitas layar terbaik, cocok untuk content creator juga

 


Zenbook S 13 OLED (UX5304) dilengkapi dengan ASUS Lumina OLED yang merupakan standar tertinggi layar laptop saat ini.

 

Layar ASUS Lumina OLED pada Zenbook S 13 OLED (UX5304) menampilkan resolusi 2,8K dan dilengkapi dengan berbagai fitur, teknologi, serta inovasi canggih. Hasilnya adalah layar yang dapat menampilkan kualitas visual dengan warna yang kaya, akurat, sekaligus tidak membahayakan kesehatan mata.

 

Dengan rasio layar 16:10, Anda dapat menikmati area kerja yang lebih luas dan menjadikan kegiatan sehari-hari lebih produktif. Setiap laptop yang memakai layar ASUS Lumina OLED telah teruji dapat menghasilkan kualitas visual dengan warna yang sangat kaya dan akurat. ASUS Lumina OLED dapat menampilkan color gamut 100% DCI-P3 dan telah memperoleh sertifikasi PANTONE Validated Display. ASUS Lumina OLED juga mendukung teknologi HDR dan telah mendapatkan sertifikasi VESA DisplayHDR True Black.

 

Secara singkat, layar ASUS Lumina OLED dirancang berdasarkan standar kebutuhan industri kreatif. Oleh karena itu, seluruh konten yang ditampilkan oleh ASUS Lumina OLED dijamin akurat. Kabar baik tentu saja untuk content creator atau jika Anda membutuhkan keakuratan warna dalam berkarya.

 

ASUS Lumina OLED juga dilengkapi dengan fitur Eye Care. Fitur ini memungkinkan penurunan spektrum cahaya biru yang berpotensi berbahaya bagi mata tanpa mengurangi kualitas visual. Inovasi tersebut menjadikan ASUS Lumina OLED mampu mengurangi paparan radiasi sinar biru yang berpotensi merusak kesehatan mata dalam jangka panjang. ASUS Lumina OLED juga telah mendapatkan sertifikasi dari TÜV Rheinland untuk low-blue light dan anti-flicker. Berkat ASUS Lumina OLED, pengguna Zenbook S 13 OLED (UX5304) dapat menikmati tampilan visual terbaik sekaligus beraktivitas lebih lama tanpa perlu khawatir dengan dampak negatif layar laptop bagi kesehatan mata.

Adapun untuk content creator, prosesor ini dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti Intel® Quick Sync yang mempercepat proses encoding dan decoding video. Zenbook S 13 OLED (UX5304) juga telah mendapatkan validasi sebagai platform Intel® Evo™ yang menandakan bahwa laptop ini telah terjamin dalam hal menyajikan pengalaman penggunaan terbaik, baik dalam bekerja, belajar, menikmati hiburan, hingga berkarya dan menciptakan konten kreatif.

 

5. Ramah lingkungan

 

ASUS melalui Zenbook berkomitmen pada prinsip "Do More with Less". Siklus hidup laptop yang ramah lingkungan ini pun telah mendapatkan pengakuan internasional melalui didapatkannya sertifikasi EPEAT® Gold. Mulai dari bahan dan proses pembuatan, perakitan, penggunaan, hingga proses daur ulang di akhir masa pakai, siklus hidup Zenbook S 13 OLED (UX5304) telah dirancang untuk meminimalkan jejak karbon, menjadikannya laptop yang ramah lingkungan.


Zenbook S 13 OLED (UX5304) memiliki keunikan tersendiri dengan dilengkapi bodi berbahan plasma-ceramic aluminium. Bahan ini diproses dengan teknik eksklusif yang hanya memerlukan air murni dan listrik, tanpa kebutuhan senyawa organik, asam kuat, atau logam berat. Teknik khusus ini tidak hanya menghasilkan bodi yang tahan korosi, memiliki durabilitas lebih baik, serta memiliki masa pakai yang panjang, tetapi juga meminimalkan dampak kerusakan terhadap lingkungan.

Selain itu, Zenbook S 13 OLED (UX5304) menunjukkan efisiensi energi yang sangat tinggi dan telah melebihi standar ENERGY STAR® sebesar 43%. Seluruh upaya tersebut dilakukan agar Zenbook S 13 OLED (UX5304) dapat menjadi laptop dengan zero carbon emission.


Zenbook S 13 OLED (UX5304) untuk siapa?

 

"Hm bawa pulang ah!", gumam Maseko sebelum ketahuan satpam.

Laptop ini benar-benar terasa premium saat dipegang dan digunakan. Dengan performa dan portabilitas yang dibawanya, saya rasa Zenbook S 13 OLED (UX5304) ini cocok untuk pebisnis dan content creator yang memiliki mobilitas tinggi. Performa, akurasi dan kualitas layar, dimensi dan bobot, serta daya tahan baterai menjadikan laptop ini bisa menjadi partner yang bisa diandalkan.

Sementara untuk fotografer, performa dan akurasi warna seharusnya bisa mendukung aktivitas editing. Mungkin hanya perlu dongle tambahan untuk mengakses SD Card dan hardisk eksternal.

Atau jika Anda hanya perlu laptop yang tipis dan ringan, daya tahan baterai yang panjang, serta kualitas layar untuk menikmati film favorit Anda, Zenbook S 13 OLED (UX5304) ini cocok untuk Anda.

Harga Zenbook S 13 OLED (UX5304) adalah Rp23.999.000 dengan 2 Tahun Garansi Global dan 1 Tahun ASUS VIP Perfect Warranty.

***

Zenbook S 13 OLED (UX5304)
CPU
Intel® Evo™ Platform
Intel® Core™ i7-1355U Processor 1.7 GHz (12MB Cache, up to 5.0 GHz, 10 cores, 12 Threads)

Operating System
Windows 11 Home

Memory
16GB DDR5

Storage
1TB PCIe® 4.0 NVMe™ M.2 Performance SSD

Display
13,3-inch ASUS Lumina OLED, 2.8K (2880 x 1800) 16:10, 60Hz, 0.2ms, 100% DCI-P3, PANTONE Validated, 550nits, VESA CERTIFIED Display HDR True Black 500, Low Blue Light, Anti-Flicker

Graphics
Intel® Iris® Xe Graphics

Input/Output
1x USB 3.2 Gen 2 Type-A, 2x Thunderbolt™ 4 supports display + power delivery, 1x HDMI 2.1 TMDS, 1x 3.5mm Combo Audio Jack

Connectivity
Wi-Fi 6E(802.11ax) (Triple band) 2*2 + Bluetooth® 5.3

Camera
1080P FHD IR Camera for Windows Hello

Audio
AI noise-canceling technology, Dolby Atmos, Hi-Res certification, Smart Amp Technology

Battery
63WHrs, 2S2P, 4-cell Li-ion

Dimension
29.62 x 21.63 x 1.09 ~ 1.18 cm

Weight
1 Kg

Colors
Basalt Grey

Price
Rp23.999.000

Warranty
2 Tahun Garansi Global dan 1 Tahun ASUS VIP Perfect Warranty

Info Penting untuk Penggemar Smartphone Gaming! (Coming Soon ROG Phone 7)


Kalau dekat-dekat ini kamu ingin beli smartphone gaming premium, kamu mungkin ingin menunggu sampai ROG Phone 7 rilis. Kenapa? Berikut ini adalah spesifikasi dan fitur ROG Phone 7 yang mungkin akan menarik perhatian kamu:

Spesifikasi ROG Phone 7
Smartphone gaming besutan ASUS ini menjanjikan performa tanpa kompromi. Menggunakan prosesor Snapdragon® 8 Gen 2 Mobile Platform dan 16 GB LPDDR5X RAM tentunya diharapkan dapat menjalankan semua aplikasi dan game terbaru tanpa kendala. Aplikasi besarpun sepertinya tidak akan menjadi masalah karena ROG Phone 7 akan memiliki ruang penyimpanan sebesar 512 GB UFS 4.0 ROM. Jika kamu perlu senjata untuk main game secara kompetitif, ROG Phone 7 ini bisa jadi senjata utama karena memiliki layar responsif 165 Hz Samsung AMOLED.

Untuk spesifikasi lebih lengkap, silahkan scroll ke bagian terbawah artikel ini.

Baterai, Efisiensi Daya, dan Pedinginan ROG Phone 7
Performa suatu gadget umumnya berbanding lurus dengan produksi panas dan konsumsi dayanya.

Untuk meminimalkan konsumsi daya tanpa mengorbankan kinerja, seri ROG Phone 7 memanfaatkan peningkatan efisiensi daya sebesar 15% yang ditawarkan oleh Platform Seluler Snapdragon 8 Gen 2, disempurnakan dengan sistem pendingin GameCool 7 untuk mendinginkan CPU dari segala arah.

Metode ini menggunakan pendekatan tiga cabang. Untuk sesi singkat, senyawa termal Boron Nitride (BN) di satu sisi CPU mengurangi pelambatan. Sesi tengah ditangani oleh vapor chamber yang lebih besar dan lembaran grafit di sisi lain CPU. Terakhir, untuk sesi maraton, AeroActive Cooler 7 dilengkapi dengan kipas yang ditempatkan tepat di atas modul CPU yang bekerja untuk pendinginan aktif bertenaga AI, menampilkan elemen Peltier untuk performa pendinginan ekstra.

Di ROG Phone 7 Ultimate, pendinginan ditingkatkan lebih jauh lagi dengan AeroActive Portal terkemuka dunia. Saluran masuk udara ini aktif secara otomatis saat AeroActive Cooler terpasang, mengarahkan aliran konstan udara dingin dari pendingin ke sirip pendingin vapor chamber. Hal ini secara efisien menghilangkan panas yang dihasilkan oleh SoC, serta menghasilkan peningkatan penting dalam kinerja game dan daya tahan baterai. Saat Portal AeroActive diaktifkan, efisiensi termal ponsel dapat meningkat hingga 20%.

Siklus cepat baru vapor chamber di ROG Phone 7 telah didesain ulang sepenuhnya, menjadi lebih besar, dan menggunakan teknologi baru di dalamnya. Alih-alih struktur berbentuk pilar biasa, ia menggunakan kolom sumbu berbentuk trisula khusus di tepi panjang ruangan untuk meningkatkan efisiensi. Selain itu, ada enam saluran pengembalian cairan yang berfungsi sebagai jalan raya bagi air untuk mengalir kembali ke SoC yang siap untuk siklus termal berikutnya. Lembaran grafit yang hemat panas di ROG Phone 7 juga dibuat lebih besar, dan dibentuk ulang untuk memaksimalkan perpindahan panas dari mainboard dan RF board.

Terakhir, AeroActive Cooler 7 tidak hanya menghadirkan kipas yang ditingkatkan dengan lebih banyak bilah untuk tekanan balik yang lebih tinggi, tetapi juga pendingin Peltier termoelektrik bawaan untuk daya pendinginan maksimum. Desain DualCool yang revolusioner memastikan bahwa meskipun bagian belakang ponsel didinginkan oleh pendingin Peltier, udara pendingin juga diarahkan ke seluruh layar ponsel untuk efisiensi pendinginan maksimum.

Janjikan Gaming Tanpa Kompromi
Para gamer akan merasakan kualitas suara yang terdengar sebagus seri ROG Phone 7. Speaker kembar depan 12 x 16 mm dengan volume 50% lebih efektif dari sebelumnya, serta dibantu oleh sub-woofer lima magnet super-linear 13 x 38 mm dalam pendingin AeroActive 7, yang meningkatkan volume bass hingga 77 % untuk suara 2.1 yang tidak ada duanya dalam game atau film saat pendingin terpasang. Penyempurnaan bekerja sama dengan pakar audio di Dirac memastikan kualitas suara yang tak tertandingi.  
 

Seri ROG Phone 7 memiliki semua teknologi untuk semua suara, mulai dari jack headphone 3,5 mm hingga Dirac Virtuo™ For Headphone untuk menghasilkan suara spasial layaknya teater. Dukungan teknologi Snapdragon Sound™ memastikan audio Bluetooth® dengan fidelitas tinggi latensi super rendah, jadi apa pun yang didengar oleh pengguna, telinga mereka akan dimanjakan oleh ROG Phone 7.

Fitur perangkat lunak baru meningkatkan pengalaman bermain game lebih tinggi. X Sense membantu gamer untuk mendeteksi peristiwa penting di layar, seperti saat item baru yang penting muncul di peta atau musuh mendekat dengan notifikasi pop-up. Dan jika seorang gamer mengalahkan banyak lawan dalam satu manuver, X Sense menambahkan efek visual untuk menambah efek selebrasi. X Capture adalah alat AI yang secara otomatis merekam momen tak terlupakan dalam pertempuran, seperti mengalahkan musuh atau memenangkan pertandingan.
 

Kontrol ultrasonik AirTrigger yang terkenal memberi gamer kontrol ujung jari yang tak tertandingi untuk pengalaman seperti konsol. Fitur ini mendukung berbagai gerakan, termasuk Dual Action, Press and Lift, dan Gyroscope Aiming. Ada juga 10 kontrol gerak dan motor linier sumbu X yang memberikan umpan balik haptic yang kuat, membawa gamer ke dalam aksi. Hal ini juga memungkinkan fitur Vibration Mapping yang luar biasa, yang meningkatkan pengalaman sentuh dengan memberikan umpan balik haptic yang dapat disesuaikan untuk tombol virtual di layar.

Harga dan Ketersediaan ROG Phone 7 Series
Sampai artikel ini diterbitkan, saya belum mendapatkan informasi harga dan waktu ketersediaannya di Indonesia. Namun yang pasti, ASUS menjanjikan bahwa ROG Phone 7 ini akan hadir secara resmi di Indonesia.

***

Spesifikasi ROG Phone 7/ROG Phone 7 Ultimate

Processor
Qualcomm® Snapdragon® 8 Gen 2, Octa-Core, 3.2GHz

GPU
Qualcomm® Adreno™ 740

UI
Android™ 13 with new ROG UI

Display
6.78" 20.4:9 (2448 x 1080) 165 Hz / 1 ms Samsung AMOLED display
1,000 nits outdoor readable brightness
1,500 nits peak brightness
Average Delta E < 1
111.23% DCI-P3 / 150.89% sRGB / 106.87% NTSC color gamut
Corning® Gorilla® Glass Victus™
Supports Always-On HDR display
HDR10 supported
Capacitive touchscreen with 10-point multitouch (supports glove touch)
ROG Vision (ROG Phone 7 Ultimate only)

Dimensions
173 x 77x 10.4 mm

Weight
239 g

Battery
6000 mAh typical capacity with 65 W HyperCharge adapter.

Memory
Up to 16 GB LPDDR5X RAM

Storage
Up to 512 GB UFS4.0 ROM

Sensors
In-display fingerprint sensor, face recognition, accelerometer, e-compass, gyroscope, proximity sensor, ambient-light sensor, ultrasonic sensors for AirTrigger 5 and grip press

Wireless Technology
WiFi: 802.11 be/ax/ac/a/b/g/n, (2.4 GHz + 5 GHz + 6 GHz)
Bluetooth® 5.3 (HFP + A2DP + AVRCP + HID + PAN + OPP), supports Qualcomm LDAC + aptX + aptX HD + aptX Adaptive + AAC

GPS
GNSS support GPS(L1/ L5), Glonass(G1), Galileo(E1/E5a), BeiDou(B1i/B1c/B2a), QZSS(L1/L5) and NavIC(=IRNSS)

I/O Ports
Side Ports: Type C® connector - USB3.1 gen2/DP 1.4(4K)/Hyper Charging/ QC5.0 (會向下相容QC4/QC3/PD3.0)
Pogo Pin - for AeroActive Cooler 7
Bottom Ports:
Type C® connector - USB 2.0 / HyperCharge / QC5.0
3.5 mm audio jack - headphone

Camera
Front Camera: 32 MP (Uses pixel binning to output 8 MP image)
Rear Camera:
50 MP (Main camera Sony® IMX766)
13 MP (120° ultrawide-angle lens)
5 MP (Macro)

Voice Wakeup
Yes

Speaker
Dual front facing speaker (with Dirac HD Sound), support spatial audio (Dirac Virtuo™)
5-magnet stereo speaker with Cirrus Logic amplifier for louder, deeper and less distorted sound effect.

Splash, Water, and Dust Resistance    IP54 under IEC standard 60529

NFC
Supported

Color
ROG Phone 7: Phantom Black, Storm White
ROG Phone 7 Ultimate: Storm White

ASUS Vivobook 14 (A1400), Laptop Harian Harga Mulai 5 Jutaan

Kalau kamu sedang mencari laptop harian untuk aktivitas ringan hingga yang cukup bertenaga, Vivobook A14 (A4100) dari ASUS mungkin cocok untuk kamu:
  1. Kamu bisa memilih sesuai dengan kebutuhan harian karena laptop ini tersedia dalam berbagai pilihan konfigurasi mulai dari prosesor® Pentium® Gold untuk aktivitas harian yang ringan hingga Intel® Core™ i7 untuk aktivitas yang lebih berat.
  2. Desain klasik dan ringan untuk bepergian. Bobotnya hanya 1,6Kg dengan ketebalan 1,99cm
  3. Jika kamu sedang butuh laptop murah 5 jutaan, ASUS Vivobook 14 (A1400) dijual dengan harga mulai Rp5.599.000.
*** 
ASUS meresmikan ketersediaan laptop terbaru untuk segmen consumer dalam wujud ASUS Vivobook 14 (A1400). Laptop consumer mainstream yang satu ini ditujukan untuk segmen mulai dari pengguna entry level sampai ke pengguna yang membutuhkan laptop simpel namun cukup bertenaga.
 
Sebagai laptop mainstream, ASUS juga sudah meningkatkan performa perangkat yang ditawarkan. Tidak lagi menggunakan prosesor kelas bawah, prosesor yang dipasang dalam laptop ini menawarkan performa yang lebih baik dari sebelumnya.
 
“Jika sebelumnya laptop entry level hadir dengan prosesor Intel® Celeron® yang ditujukan untuk price-performance yang dapat diandalkan untuk PC tingkat pemula dan perangkat portabel yang terjangkau, kini kami meningkatkan performanya lebih dari itu,” sebut Jimmy Lin, Regional Director ASUS South East Asia.

Alasannya, Jimmy menambahkan, saat ini pengguna membutuhkan perangkat yang menawarkan performa lebih dari sebelumnya. “Untuk itu, pada laptop mainstream generasi terbaru, prosesor yang kami sediakan mulai dari Intel® Pentium® Gold 7505 yang lebih bertenaga,” tambahnya.

Lebih Bertenaga
ASUS Vivobook 14 (A1400) merupakan laptop yang dirancang untuk dapat memenuhi kebutuhan komputasi sehari-hari di era modern, seperti berselancar di internet, membuka aplikasi media sosial, melakukan online video call, hingga menjalankan aplikasi kantoran. Untuk itulah, ASUS Vivobook 14 (A1400) kini dibekali dengan hardware yang lebih bertenaga.

Prosesor yang digunakan di laptop ini cukup beragam, mulai dari Intel® Pentium® Gold 7505 hingga 11th Gen Intel® Core™ i7-1165G7. Prosesor tersebut membuat ASUS Vivobook 14 (A1400) dapat memiliki performa komputasi yang lebih baik pada berbagai skenario penggunaan, termasuk multitasking yang sudah menjadi kebutuhan pengguna laptop modern.
 
ASUS Vivobook 14 (A1400) juga masih dapat di-upgrade. ASUS menyediakan satu slot memori DDR4 SO-DIMM sehingga laptop ini dapat menyokong memori yang lebih besar. Penyimpanan juga dapat di-upgrade melalui satu slot SATA 2.5” yang dapat dimanfaatkan pengguna untuk menambah kapasitas penyimpanan menggunakan HDD atau SSD tambahan.

Untuk memudahkan penggunanya, ASUS Vivobook 14 (A1400) dilengkapi dengan berbagai opsi konektivitas modern. Selain WiFi dan Bluetooth untuk konektivitas nirkabel, laptop ini juga dibekali dengan USB 3.2 Type-C sehingga dapat dihubungkan ke berbagai perangkat modern. Ada pula port HDMI, USB 3.2 Type-A, dan 3.5mm combo audio jack yang dapat digunakan untuk menghubungkan berbagai aksesori tambahan lainnya.
 
Tetap Ringkas dengan Desain Klasik yang Modern
Meski merupakan laptop consumer mainstream, ASUS Vivobook 14 (A1400) tetap hadir menggunakan desain modern. Layarnya sudah menggunakan teknologi NanoEdge Display sehingga ukuran bezelnya sangat tipis. Bezel yang tipis membuat ukuran layar terasa lebih luas dan ASUS Vivobook 14 (A1400)  sendiri memiliki screen-to-body ratio sebesar 82%. Agar lebih nyaman saat digunakan, ASUS menyematkan layar dengan sudut penglihatan luas sebesar 178⁰ serta fitur anti-glare.

ASUS Vivobook 14 (A1400) hadir dalam dua opsi warna yaitu Indie Black dan Transparent Silver. Laptop ini juga tergolong cukup portabel dengan bobot 1,6Kg dan ketebalan 1,99cm. Desainnya masih mengacu pada laptop klasik ASUS dengan akses Vivobook yang lebih kental serta tambahan fitur pembaca sidik jari (fingerprint sensor) pada touchpad. Fitur tersebut memudahkan pengguna ASUS Vivobook 14 (A1400) untuk masuk ke dalam sistem tanpa harus mengetikkan password.
***
Spesifikasi dan Harga Laptop ASUS Vivobook 14 (A1400)
 
CPU
  • Intel® Pentium® Gold 7505 Processor (4MB Cache, 2 core 4 thread up to 3.5 GHz)
  • Intel® Core™ i3-1115G4 Processor (6MB Cache, 2 core 4 thread up to 4.1GHz)
  • Intel® Core™ i5-1135G7 Processor (8MB Cache, 4 core 8 thread up to 4.2GHz)
  • Intel® Core™ i7-1165G7 Processor (12MB Cache, 4 core 8 thread up to 4.7GHz)
 
Operating System
Windows 11 Home + Microsoft Office Home and Student 2021
 
Memory
4GB/8GB DDR4-3200 onboard, upgradable to 24GB (1x SO-DIMM slot)
 
Storage
  • 256GB/512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD
  • SATA slot up to 1TB SATA 5400RPM 2.5" HDD
 
Display
  • 14.0-inch, FHD (1920 x 1080) 16:9 aspect ratio, IPS-level Panel, LED Backlit, 60Hz refresh rate, 45% NTSC color gamut, Anti-glare display, Non-touch screen, 82% (Screen-to-body ratio)
  • 14.0-inch, FHD (1920 x 1080) 16:9 aspect ratio, LED Backlit, 60Hz refresh rate, 200nits, 45% NTSC color gamut, Anti-glare display, Non-touch screen, 82% (Screen-to-body ratio)
 
Graphics
  • Intel® UHD Graphics
  • Intel® Iris® Xe Graphics (for Intel® Core™ i5/i7 with dual channel memory)
 
Input/Output
1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-C, 2x USB 2.0 Type-A, 1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x DC-in
 
Connectivity
Wi-Fi 5 (802.11ac) (Dual band) 1*1 + Bluetooth® 4.1
 
Camera
VGA webcamera
 
Audio
SonicMaster Audio with Cortana support
 
Battery
37WHrs, 2S1P, 2-cell Li-ion
 
Dimension
32.54 x 21.60 x 1.99 cm
 
Weight
1.6Kg
 
Price
Starts from Rp5.599.000
 
Warranty
2 tahun garansi global